Translate

Berita Terkini Antara News
Memuat berita...
Postingan Terbaru Basando
Memuat postingan...

Cerpen - Plot Twist Semesta: Tentang Kita yang Memilih Menetap dalam Sunyi (Bagian 6)



Plot Twist Semesta: Tentang Kita yang Memilih Menetap dalam Sunyi
(Bagian 6)

 

Plot Twist Semesta

 

 

Menjalani perkuliahan tanpa keberadaan Ito di sisinya membuat hari-hari Wiwin terasa begitu hambar. Ruang kelas UPA yang asri kini terasa asing dan sunyi. Wiwin merasa ada sesuatu yang tercabut dari dalam dirinya—bukan sekadar kehilangan seorang rekan kerja kelompok, melainkan kehilangan kehadiran pemuda yang telah merelakan jalan hidupnya demi menjaga kesucian dirinya.

 

Kesedihan yang menggelayuti wajah Wiwin tidak luput dari pandangan teman-teman kuliahnya. Mereka menyadari ada kekosongan yang nyata sejak Ito tidak lagi terlihat di koridor kampus. Dengan penuh empati, teman-teman Wiwin berusaha untuk selalu berada di dekatnya, mengajak bercanda di kantin, menemani membaca di perpustakaan, dan memastikan bahwa gadis itu tidak larut dalam kesendirian yang destruktif. Kehadiran mereka setidaknya menjadi payung hangat di tengah badai sepi yang melanda hidup Wiwin.

 

Waktu bergulir lambat, namun pasti. Satu tahun masa hukuman akhirnya selesai. Dengan kepala tegak meski membawa beban keterlambatan akademis, Ito kembali melangkah memasuki gerbang Universitas Pelita Abadi. Ia menjalani kehidupannya seperti biasa, mencoba mengejar ketertinggalan materi kuliahnya. Namun, perjuangan finansialnya belum usai. Sepulang kuliah, ia tetap harus bergegas menuju Warung "Sedap Mantap" untuk bekerja paruh waktu sebagai pencuci piring demi menyambung hidup.

 

Tahun keempat pun tiba, membawa akhir yang berbeda bagi garis waktu mereka.

 

Wiwin, dengan segala kecerdasan dan ketekunannya yang tak pernah luntur oleh badai hidup, berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu dalam waktu empat tahun. Pada hari kelulusan, ia berdiri di podium dengan jubah wisuda, tersenyum haru menerima predikat kelulusan Cumlaude. Sementara itu, Ito hanya bisa memandang dari kejauhan, bertepuk tangan dengan bangga di antara kerumunan. Ito harus merelakan dirinya tertinggal satu tahun di belakang karena masa skorsing yang pernah diterimanya.

 

Tak lama setelah wisuda, Wiwin langsung mendapatkan pekerjaan sebagai staf admin di sebuah perusahaan di Jakarta. Beruntung, lokasi kantor barunya tidak terlampau jauh dari kampus UPA, sehingga ia memutuskan untuk tetap tinggal di kos lamanya yang penuh kenangan.

 

Perubahan status dari mahasiswi menjadi wanita karier tidak membuat Wiwin melupakan Ito. Justru sebaliknya. Di tengah kesibukan barunya, Wiwin kerap kali menghubungi Ito.

 

"To, aku baru saja selesai bekerja. Kamu sudah selesai kuliah? Kita makan malam di dekat kampus, yuk," ajak Wiwin melalui pesan singkatnya sepulang kerja.

Pertemuan-pertemuan itu pun menjadi rutinitas baru yang manis sekaligus getir. Di warung-warung tenda pinggir jalan, di bawah temaram lampu jalanan Jakarta, mereka duduk berhadapan untuk makan bersama atau sekadar mengobrol santai. Wiwin masih menyimpan rapat-rapat perasaan cintanya yang mendalam, tidak ingin mendesak Ito yang masih berjuang menyelesaikan kuliahnya, namun ia juga tahu pasti bahwa ia tidak akan pernah mau kehilangan pemuda itu dari hidupnya.

*

 

Daftar Lengkap:

Bagian 1

Bagian 2

Bagian 3

Bagian 4

Bagian 5

Bagian 6

Bagian 7

Bagian 8 - Tamat

 



Sumber:

google gemini google trends google translate microsoft copilot Microsoft bing chat perplexity perchance chat openai paragraphai plagiarism checker unsplash


Read more: https://basando.blogspot.com

Basando by Andriyansyah Marjuki aka Abank Juki is licensed under Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International




Follow us:

@Basando on Twitter

Basando on Facebook






Silakan Tinggalkan Pesan

Silakan ikuti blog ini terlebih dahulu jika ingin berkomentar!

Lebih baru Lebih lama

Pengikut

Rekomendasi Artikel

Menampilkan postingan...