ERA BELI IPHONE AKAN BERAKHIR?
Video ini membahas fenomena program Apple Upgrade, sebuah skema penyewaan produk Apple (seperti iPhone, MacBook, dan iPad) yang memungkinkan konsumen untuk menggunakan perangkat terbaru dengan membayar biaya bulanan alih-alih membelinya secara tunai (1:12 - 1:46).
Poin-poin utama yang dibahas:
Mekanisme Apple Upgrade:
Program ini bekerja sama dengan perusahaan fintech Klarna. Pengguna harus lolos pemeriksaan kredit dan membayar biaya bulanan. Setelah masa kontrak habis, perangkat harus dikembalikan atau di-upgrade ke model terbaru (8:45 - 12:53).
Berdasarkan video tersebut, Klarna adalah perusahaan teknologi keuangan (fintech) asal Swedia yang menyediakan layanan pembayaran daring. Salah satu layanan mereka yang paling populer adalah Buy Now Pay Later (BNPL), yang memungkinkan pelanggan untuk memiliki barang terlebih dahulu dan membayarnya secara bertahap atau dicicil (07:47 - 08:12).
Perubahan Mindset Kepemilikan:
Pembahasan mengenai bagaimana sistem ini menggeser perilaku konsumen dari "memiliki aset" menjadi "berlangganan". Hal ini dianggap sebagai jebakan ekonomi jangka panjang karena konsumen tidak membangun nilai kepemilikan atau equity atas barang yang mereka gunakan (24:32 - 25:30).
Kritik Terhadap Ekosistem Apple:
Video menyoroti taktik Apple yang membuat pengguna terus ketergantungan, seperti pembatasan iCloud, update iOS yang memperlambat perangkat lama, dan fitur privasi yang kontroversial, yang dianggap sebagai cara untuk memaksa konsumen terus melakukan upgrade (26:05 - 36:16).
Agenda Masa Depan:
Video mengaitkan tren penyewaan ini dengan prediksi World Economic Forum mengenai masa depan di mana individu mungkin tidak lagi memiliki aset pribadi sama sekali dan semua barang bersifat sewaan (36:30 - 38:30).
Berdasarkan video, World Economic Forum (WEF) menerbitkan prediksi pada tahun 2016 melalui esai dari politisi Denmark, Ida Auken, mengenai masa depan di mana manusia tidak lagi memiliki aset pribadi (36:43-37:33).Dalam skenario ini, kehidupan digambarkan di mana individu tidak memiliki mobil, rumah, atau aset fisik lainnya. Sebaliknya, segala kebutuhan hidup akan disewa dan dibayar per bulan melalui layanan bersama (37:03-37:57). Konsep ini dirangkum dalam frasa "You will own nothing and you will be happy" atau "kamu tidak akan memiliki apa-apa dan kamu akan bahagia," yang dipandang oleh narator sebagai agenda untuk mengendalikan masyarakat melalui sistem sewa yang terus-menerus (38:00-38:45).
Sumber:
Posting Komentar
Silakan ikuti blog ini terlebih dahulu jika ingin berkomentar!