Informasi Lengkap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Gunakanlah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ini untuk mengecek kosakata baku!
Buku Pelajaran Elektronik Online
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdiknas

Rabu, 22 Maret 2017

9.Pengatur Lalu Lintas di Rel KA Lemah Abang - Shadieq Para Anbiyaa - XI IIS 5

9.Pengatur Lalu Lintas di Rel KA Lemah Abang - Shadieq Para Anbiyaa - XI IIS 5




      Pada hari kamis 16 maret 2017 saya melakukan wawancara kepada pengatur lalu lintas atau  biasa disebut “Pak ogah”. Pak ogah adalah istilah yang biasa digunakan untuk pengatur lalu lintas di persipangan jalan atau putaran balik (U turn) yang tugasnya adaah membantu pengendara mobil yang ingin mutar balik arah dan lain sebagainya. Kehadiran Pak ogah membawa dampak positif yaitu membantu dalam kelancaran dalam berlalulintas.
     Saya melakukan wawancara di U turn RS.Medirossa, Cikarang Utara, saya mewawancarai Pak Uban yang berusia 52 tahun. Ia  sudah 6 tahun berkerja sebagai pengatur lalu lintas. Ia tinggal di desa Tegal Gede seorang diri.      
   Pak Uban berkerja sebagai pengatur lalu lintas setiap hari dari pagi jam 09:00 WIB sampai sore jam 15:00 WIB. Penghasilan yang didapat paling sedikit Rp20.000 dan paling banyak Rp 30.000 perhari,  karena tidak semua pengendara yang lewat memberikan upah untuknya setelah jam kerjanya habis ia akan digantiakan oleh teman temannya. Jadi diperkirakan Pak Uban memiliki penghasilan kurang lebih sekitar 600.000 perbulannya, setiap harinya Pak  Uban berjalan kaki untuk berkerja di U turn RS.Medirossa karena tempat tinggalnya cukup dekat.
    Penghasilan yang didapat Pak Uban bisa dibilang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinyaPesan dan kesannya adalah mencari uang itu tidak mudah maka dari itu kita harus enggunakan uang dengan hal- hal yang beranfaat

Baca Selengkapnya »

8.Pengatur Lalu Lintas Di Pertigaan Telaga Harapan - Muhammad Fahri Fauzadeli - XI.IIS 5

8.Pengatur Lalu Lintas Di Pertigaan Telaga Harapan - Muhammad Fahri Fauzadeli - XI.IIS 5




Di sebuah pertigaan Telaga Harapan, ada seorang “pak ogah” yang bernama  M. Murmin. Ia lahir pada tanggal 16 Mei tahun 1965 di Bekasi. Pak Murmin tinggal di Kp. Gardu  Sawah, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat. Mempunyai seorang istri dan seorang anak  bernama Wahyu yang telah bekerja sebagai karyawan di sebuah PT (Perseroan Terbatas)
                Pak Murmin memiliki pendidikan hanya sebatas sekolah menengah tingkat atas atau SMA. Ia memiliki satu sepeda motor yang digunakan sehari-hari untuk bekerja. Dia pernah bekerja sebagai karyawan kemudian dipecat karena ada pengurangan karyawan. Sekarang ia berprofesi sebagai tukang ojek dan memiliki kerja sampingan sebagai tukang parkir. Penghasilannya sebagai tukang parkir yaitu  Rp.50.000 jika lalu lintas dalam kondisi ramai, namun jika sepi hanya mendapat Rp.30.000 sampai  35.000. Ia bekerja dengan sistem “shift” yang dimulai dari jam 11 siang sampai dengan jam 1 siang. Penghasilan  tersebut digunakan untuk ia membeli makan, minum, dan sebungkus rokok.
Baca Selengkapnya »

7.Pengatur Lalu Lintas Di Rel KA Lemah Abang - Halsya Sabrina Zata Amani - XI IIS 5

7.Pengatur Lalu Lintas Di Rel KA Lemah Abang - Halsya Sabrina Zata Amani - XI IIS 5




Pada hari selasa,  14 maret 2017 tepat pada pukul 15:30 WIB saya melakukan wawancara kepada pengatur lalu lintas atau  biasa disebut “Pak ogah”. Pak ogah adalah istilah yang biasa digunakan untuk pengatur lalu lintas di persipangan jalan atau putaran balik (U turn).  Kehadiran Pak ogah membawa dampak positif yaitu membantu dalam kelancaran lalulintas.
        Saya melakukan wawancara di rel KA Lemah Abang, Cikarang Utara, saya mewawancarai Pak Karsim yang berusia 46 tahun. Ia  baru 3 tahun berkerja sebagai pengatur lalu lintas. Ia tinggal di desa simpangan bersama istri dan kedua anaknya. Pak Karsim ini adalah orang asli Lemah Abang, pendidikan terakhir pak Karsim yaitu SMP.
       Pak Karsim berkerja sebagai pengatur lalu lintas dan mendapat shift pagi dari jam 09:00 WIB sampai jam 12:00 WIB. Penghasilan yang didapat paling sedikit Rp 60.000 dan paling banyak Rp 100.000 karena Pak Karsim hanya mendapat 3 jam berkerja saja, sisanya digantiakan oleh teman temannya. Pak Karsim tiap harinya berjalan kaki untuk berkerja di rel kereta karena tempat tinggalnya dekat.
       Penghasilan yang didapat Pak Karsim cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya “Cukup ga cukup harus cukup, mau gimana lagi pendapatan cuma segitu, karena gak nentu, gak tiap kendaraan yang lewat ngasih.”  Kata Pak Karsim
       Kesan dari Pak Karsim yaitu mencari uang di jalanan tidak mudah. Dan pesannya adalah pengendara harus tertib daam berkendara.
Baca Selengkapnya »

6. Pengatur Lalu Lintas Di Pertigaan Gramapuri - Addina Isaputri - XI.IIS 5


6. Pengatur Lalu Lintas Di Pertigaan Gramapuri - Addina Isaputri - XI.IIS 5






Pada tanggal 24 februari 2017, di suatu tempat,yaitu pertigaan jalan Gramapuri saya telah mewawancarai salah satu pak ogah yang sedang beristirahat. Namanya Pak udin Gedot uang tinggal di cikarang jati RT 02/ RW 01 ia lahir pada tanggal 29 mei 1960.
       Penghasilannya 30.000/har di samping itu ia pun bekerja sebagai tulang ojeg, setelah jam kerja sebagai pak ogah nya telah habis.
       Pendapatan yang telah ia dapat ia gunakan untuk kehidupan sehari-hari keluarganya,ia mempunyai seorang istri dan 3 anak.
      Dia bekerja pada saat pukul 07.00-11.30 WIB.sistem kerjanya sama seperti buruh karyawan yangenggunakan sift.
       Dia memiliki 1 istri yang bernama ibu inah dan 3 orang anak laki laki. Anak pertamanya bernama jaka- memiliki istri dan anak. Anak keduanya bernama idris, dan anak ketiganya bernama indra lesmana.
      Pak udin gedot tinggal di cikarang jati, RT 02/RW 01, desa sukajaya.Pak udin hanya memiliki satu buah motor Yamaha M Sebelumnya ia pernah menjual buah Selama bekerja pak udin menggunakan transpotasi kendaraan bermotor.
    Kesan dan pesan pak udin, untuk pengguna jalan , harus lebih tertib dan lebih hati hati untuk di jalan yang rusak


Baca Selengkapnya »

5.Pengatur Lalu Lintas Di Pertigaan Cagak - Nadila Anastasya - XI.IIS 5

5.Pengatur Lalu Lintas Di Pertigaan Cagak -  Nadila Anastasya - XI.IIS 5






Nama saya Nadila Anastasya, pada tanggal , pada jam 11.00 siang saya mencari pak ogah untuk mewawancarai pak ogah, saya di antar teman-teman saya. Sesampainya disana saya bertemu pak ogah yang sedang beristirahat.  Saya mewawancarai pak ogah yang bernama pak Bubun, dia lahir pada tanggal 2,bulan Juli, tahun 1968. Dia tinggal di sukamantri, asal daerahnya di sukamantri.
 Penghasilan penghariannya itu sekitar 300 rb, dan penghasilannya untuk sendiri dan tidak bagi hasil, tetapi setoran 5000 rb ke temannya. Dia mempunya 2 anak, dan anaknya itu laki-laki semua . Sistem kerjanya setiap hari, tetapi berganti-gantian, dan memakai jadwal untuk istirahat. Dan bapak itu mempunyai anak dua,dan anak-anaknya tinggal bersama pak bubun da istrinya.


Setiap hari pak ogah membawa kendaraan motor untuk bekerja menjadi pak ogah di pertigaan cagak, karena jarak rumahnya dan tempat kerjanya jauh. Data pendidkan pak bubun sampai SMP, dan pak bubun memiliki pengalaman kerja yang banyak, seperti membawa mobil ke jakarta-surabaya sebagai supir. 

Baca Selengkapnya »

Informasi Lain

Informasi Lain

Informasi yang Anda Cari

Cari Informasi Lain di Blog Basando:
 

google facebook twitter android apple microsoft download

google facebook twitter android apple microsoft download

google facebook twitter android apple microsoft download


Basando Plus Aneka Info

Terima Kasih atas kunjungan Anda.


DMCA.com


Cek Peringkat Alexa di sini!
Cek Harga Blog di sini!
How much is my website worth?

Copyright 2009 - 2017 | BANYAKANAK.TK - DIDALAMSUR.GA
Simple Bluewater Special Edition Template
created and designed by WHITE and REDesign of Abank Juki

google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download