Informasi Lengkap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Gunakanlah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ini untuk mengecek kosakata baku!
Buku Pelajaran Elektronik Online
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdiknas

Minggu, 28 Mei 2017

30. Pengemis di Cikarang Baru - Hasbi Maulana Robby - XI.IIS.1




Pada hari itu saya dan teman saya melakukan sebuah wawancara di daerah cikarang baru tepatnya di depan komplit 24. Disana saya dan teman saya menemukan seorang pengemis yang bernama sabiah. Beliau  lahir di Bekasi pada tanggal 14 bulan Juni pada tahun 1996. Bu sabiah tinggal di cikarang kota dekat sgc. Bu sabiah juga asli dari cikarang dan beliau tinggal mengontrak. Bu sabuah pernah bersekolah tetapi hanya tamatan sd
              Penghasilan perharinya bisa sampai Rp 70.000 ,- dalam sehari itu juga kalo lagi rame. Jika sepi beliau bisa mendapatkan sebesar Rp 40.00 s/d Rp 50.000 dalam sehari. Uangnya dihabisakan untuk membeli makan dan jajan anak. Bu sabiah memiliki anak 2. Yang pertama masih berumur 3 tahun dan yang kedua berumur 8 bulan. Bu sabiah tidak menargetkan pendapatannya.
              Bu sabiah datang ke tempat itu ketika sore hari sekitar 17.00 sampai 17.30 dan selesai pukul 21.00 s/d 21.30. bu sabiah jarang mangkal di depan komplit 24 biasanya di sekitar rumahnya. Bu sabiah mengemis dikarnakan suaminya tengah menganggur. Biasanya bu sabiah ke tempat itu naik ojek atau naik angkot. Bu sabiah pernah bekerja menjadi pembantu rumah tangga lalu tak lama keluar karna ingin membantu orang taunya dan mengurus anaknya
              Pesan dari bu sabiah adalah belajarlah dengan sungguh sungguh dan berjuang lah untuk menggapai cita citamu









Sumber


Baca Selengkapnya »

29. Pengemis di Stasiun Cikarang - Shaddam Dwi Putra - XI.IIS.1



Pada tanggal 15 april 2017 hari sabtu, pukul 09.00 WIB. Saya Shaddam Dwi Putra telah mewawancarai seorang pengemis di Pintu perlintasan KA StasiunCikarang, pengemis tersebut bernama Edi Siswanto yang lahir pada tanggal 17 agustus 1932. Bertempat tinggal di Kp. Dipo Barat depan stasiun karawang, Rt.02/Rw.08 Desa Wargahayu Kec. Cibitung Kab. Karawang.

Beliau berasal dari daerah Kp. Kranggan Kota Madya bekasi. Setiap harinya beliau mengemis dari pukul 07.00 – 17.00 WIB. Dari hasil mengemis dalam seharinya beliau bisa  mendapatkan 50 – 100 ribu/hari dan bila  dirata-ratakan bias  mencapai 2,5juta/bulan, penghasilan yang didapatkan oleh beliau tersebut dari mengemis langsung diberikan kepada keluarganya yang berada di Karawang.

Mempunyai 2 istri yang bernama Alm.Ibu Bety Sri Sutinengsih lahir di Solo, Jawa Tengah dan Ibu Hami Astuti yang berumur 60 tahun. Memiliki 4 orang anak kandung yaitu 2 laki–laki salah satu anak laki-lakinya merupakan seorang TNI berpangkat LetnanKolonel yang bertugas di Kodam Jaya, Jakarta dan 2 perempuan serta mempunyai 6 cucu. Setiap harinya beliau berangkat mengemis dari Stasiun Karawang ke Stasiun Cikarang menggunakan Kereta Api dan pada saat pulang dijemput oleh istrinya menggunakan kendaraan bermotor dan Beliau tidak mempunyai gelar Ijazah sekolah karena dulu tidak bersekolah.

Dahulu beliau adalah seorang TNI berpangkat Sersan 2 di TNI Angkatan Darat Siliwangi di Teluk Jambe, Karawang. Pesan yang diberikan oleh beliau dari hasil wawancara tersebut adalah harus rajin  belajar & shalat, berbakti kepada kedua orangtua serta kesannya Suka duka mencari nafkah untuk keluarga.









Sumber


Baca Selengkapnya »

28. Pengatur Lalu Lintas di Warung Bingung - Riko - XI.IIS.1



Pada 19 mei 2017 sekitar pukul 17.20 WIB . Saya mewawancarai seorang penduduk warung bingung yang bernama pak sukatma yang berumur 50 tahun . dia mempunyai 4 anak , yang 2 sudah menikah dan bekerja ,  1 hanya bekerja dan 1 lagi nya masih kelas 5 SD di SD sukahurip 04.

Pekerjaan aslinya itu tukang ojek . namun di sela sela waktu tidak ada penumpang dia menjadi seorang pak ogah di perapatan warung satu. Penghasilannya itu kurang lebih Rp.50.000  dan sistem bagi sift nya itu kalau tidak ada penumpang dia dan temannya bergantian menjadi pak ogah.

Pak sukatma itu hanya lulusan SD dan pengalaman kerja nya sebagai buruh tani. Dia mempunyai sebuah kendaraan motor beat hitam tahun 2013 yang dipakai untuk ngojek. Biasa nya pak ogah di situ ada sekitar jam 05.00 sama 17.00 WIB







Sumber


Baca Selengkapnya »

27. Pendaduk di Polsek Cikarang Utara - M.Juma -XI iis 1



        Pada saat ini, Indonesia tergolong Negara yang berkembang dan banyaknya orang-orang yang masih mengagur dan belum memiliki pekerjaan. Sampai sekarang belum mampu menyelesaikan masalah pendaduk. Minggu lalu saya telah mewawancarai seorang pendaduk.

              Bapak sandika adalah seorang pendaduk di daerah polsek cikarang utara. Bapak sandika lahir di bekasi , 17 maret 1990 bapak sandika ini bersekolah hanya sampai SMP kelas 2 di karenakan tidak memiliki biaya. Bapak sandika adalah seorang duda yang di tinggal anak istrinya.
              Bapak sandika menuju tempat kerja menaiki angkutan umum, penghasilan bapak sandika perhari bisa sampai 100-200, sebulan 4.000.000,-, pendapatan bapak sandika itu di pakai untuk bayar kontrakan dan untuk memenuhi ke butuhan sehari-hari. System kerja bapak sandika itu pagi-pagi dia jadi kuli panggul dari jam 05.30-09.30, jam 11.00-03.00 bapak dika mengamen /menjadi pengemis dari kampung ke kampung.







Sumber


Baca Selengkapnya »

26. Pengatur lalu lintas di Pertigaan Grama Puri - Riffa - XI iis 1



      Pak ogah adalah istiah yang biasa digunakan untuk pengatur lalu lintas di persimpangan jalan atau di pertigaan jalan. Dengan adanya “pak ogah” memberikan pengaruh yang cukup positif bagi pengendara sepeda motor atau pun pengendara mobil , karena ia dapat membantu mengatur kelancaran di lalu lintas.
Seperti hal nya dengan pak Toto, ia adalah pengatur lalu lintas di pertigaan Grama Puri. Pak Toto lahir di Bekasi pada tanggal 12 maret 1976, ia tinggal di daerah Cikarang Jati. Pak Toto orang asli Cikarang Jati.
Pak Toto bekerja sebagai tukang ojek dan pengatur lalu lintas. Penghasilan yang ia dapet perhari pun tidak menentu, terkadang penghasilan yang ia terima sebagai tukang ojek dan pengatur lalu lintas sekitar Rp. 50.000 - Rp. 70.000. Pendapatan yang ia terima selama seminggu sekitar Rp. 350.000 - Rp. 490.000 dan sebulan sekitar Rp. 1.500.000 – Rp. 2.100.000. Saat bekerja pak Toto tidak mempunyai sistem bagi hasil. Pak Toto bekerja sebagi tukang parkir secara bergantian atau berbagi shift, pak Toto mulai menjadi tukang parkir mulai dari jam 2 siang – jam 4 sore.
Rumah Pak Toto tidak jauh dari tempat kerjanya, ia hanya memiliki 1 sepeda motor. Pak Toto berangkat dari rumah ke tempat kerjanya menggunakan sepeda motor yang di milikinya. Pak Toto memiliki 1 orang istri yang bernama Novianti, namun ia belum memiliki seorang anak.
Pak Toto hanya berpendidikan sampai jenjang SMP begitupun dengan istri nya. Pak Toto mempunyai pengalaman kerja sebagai supir mobil truk, dan calo mobil.
Pesan dari Pak Toto, sekolah yang rajin dan sungguh-sungguh dan jangan terlalu sering bergaul dengan anak yang nakal.
Kesan dari Pak Toto, untuk pemerintah ia berharap agar jalan di pertigaan Grama Puri segera untuk di perbaiki karena ia takut mebahayakan pengguna jalan yang lain.








Sumber


Baca Selengkapnya »

Informasi Lain

Informasi Lain

Informasi yang Anda Cari

Cari Informasi Lain di Blog Basando:
 

google facebook twitter android apple microsoft download

google facebook twitter android apple microsoft download


Basando Plus Aneka Info

Terima Kasih atas kunjungan Anda.


DMCA.com


Cek Peringkat Alexa di sini atau di sini!
Cek Harga Blog di sini atau di sini!
Check your websites worth here or here!

Copyright 2009 - 2017 | BASANDO
Simple Bluewater Special Edition Template
created and designed by WHITE and REDesign of Abank Juki

google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download